Penahanan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Bangkinang Diperpanjang

publicanews - berita politik & hukumKeterangan pers kepada penahanan Adnan dan I Ketut Suarbawa dalam kasus korupsi Jembatan Bangkinang, di Gedung KPK, Jakarta, 29 September 2020. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK melakukan perpanjangan penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Bangkinang atau Waterfront City pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemkab Kampar.

Kedua tersangka yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Adnan dan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya atau Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya I Ketut Suarbawa.

"Selama 40 hari dimulai tanggal 19 Oktober 2020 sampai dengan 27 November 2020 untuk tersangka AN dan IKS yang ditahan di Rutan Cabang KPK pada Gedung Merah Putih," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulisnya, Kamis (15/10) malam.

Perpanjangan penahanan karena penyidik masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan berkas perkara.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top