Drama Djoko Tjandra

MAKI Akan Serahkan Bukti Keterlibatan 'Bapakku-Bapakmu'

publicanews - berita politik & hukumKoordinator MAKI Boyamin Saiman. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman akan menyerahkan bukti tambahan untuk mengungkap kasus 'drama Djoko Tjandra' ke KPK.

"Saya sudah membuka preview, saya besok akan menyerahkan bukti yang diminta KPK berkaitan dengan permohonan saya melakukan supervisi yang minggu kemarin saya masukan KPK," ujar Boyamin saat dikonfirmasi, Rabu (16/9).

Boyamin meyakini bukti tambahan tersebut dapat membuka tabir istilah 'bapakku-bapakmu' yang pernah ia ungkapkan saat KPK melakukan gelar perkara bersama Kejagung dan Bareskrim Polri. Boyamin menyebut sejumlah nama mereka yang diduga terlibat skandal tersebut.

"Mudah mudahan dengan bahan itu nanti KPK mampu membuat benang merah dari tiga clue 'bapakku-bapakmu'. Kemudian berkaitan dengan inisial, berkaitan dengan P mengajak R untuk ketemu pimpinan, terakhir terkait dengan fatwa dan grasi," Boyamin menjelaskan.

Untuk itu ia pun berharap KPK dapat mengambil alih kasus Djoko Tjandra dari tangan Kejagung dan Polri.

Jumat (11/9) lalu, KPK tmelakukan gelar perkara skandal Djoko Tjandra secara terpisah dengan Bareskrim Polri dan Kejagung. Lembaga antirasuah meyakini, meski perkara tersebut ditangani terpisah, namun dinilai saling bersinggungan.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan gelar perkara tersebut merupakan pertama kali dilakukan KPK sebagai bagian dari supervisi penanganan skandal Joko Tjandra. Tidak menutup kemungkinan KPK akan kembali melakukan gelar perkara selanjutnya.

"Ini adalah gelar pertama sehingga kami masih menerima laporan sejauh mana baik dari Mabes maupun Kejagung hasil yang dia peroleh dari hasil penyidikan," kata Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (11/9).

Soal kemungkinan KPK mengambil alih penanganan kasus, Ghufron belum dapat memutuskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top