Mafia Kasus

Lagi, KPK Gali Pencucian Uang Nurhadi Lewat Saksi Swasta

publicanews - berita politik & hukumTersangka kasus suap, gratifikasi, dan pencucian uant Nurhadi Abdurahman.(Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK kembali menggali keterangan saksi dari pihak swasta untuk mengungkap dugaan pencucian uang yang dilakukan oleh eks Sekretaris MA Nurhadi Abdurahman. Dua saksi dipanggil hari ini, mereka adalah Sutoyo dan Nurfaizah.

"Yang bersangkutan dipanggil untuk tersangka NHD," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi pada Rabu (16/9) pagi.

Kemarin, KPK memeriksa swasta Lo Jecky. Arsitek ini adalah orang , ia yang yang mendesain rumah Nurhadi yang berada di kawasan Hanglekir dan Patal Senayan, Jakarta Selatan.

"Diduga bahwa dana yang dibayarkan oleh NHD untuk mendesain ke dua rumah tersebut berasal dari suap dan gratifikasi yang diterimanya," kata Ali.

Sementara pemeriksaan terhadap Wilson Margatan, penyidik masih terus mendalami dugaan aliran uang dari Nurhadi ke berbagai pihak.

Kemarin, penyidik juga memeriksa Rezky Herbiyono, menantu Nurhadi, sebagai tersangka. "Penyidik mengkonfirmasi terkait dugaan banyaknya aliran uang yang di terima maupun diberikan oleh RHE dari dan ke berbagai pihak," Ali menjelaskan.

KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi total Rp 46 miliar dari tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto. Suap ia terima Rezky Herbiyono. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top