Suap Proyek Jalan Bengkalis

Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur Dituntut 10 Tahun Penjara

publicanews - berita politik & hukumDirektur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias Aan. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum pada KPK meminta Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias Aan dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsidair 6 bulan kurungan. Makmur adalah terdakwa penyuap eks Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir.

"Menyatakan terdakwa Makmur alias Aan secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar Jaksa Tri Mulyo Hendradi membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Riau, Senin (29/6).

Jaksa meyakini terdakwa telah melanggar dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Selain pidana pokok, Aan juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 60,5 miliar.

Kasus ini merupakan pengembangan penanganan perkara yang telah menjerat Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. Saat proyek bergulir, Nasir merupakan Kadis PUPR Kabupaten Bengkalis.

Makmur diduga bersama-sama dengan Nasir, Hobby Siregar, dan pihak lainnya melakukan korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan perhitungan awal indikasi kerugian negara dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp105,88 miliar. Makmur sebdiri diduga memperkaya diri sendiri Rp 60,5 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top