Hari Ini Terdakwa Penyerang Novel Baswedan Tanggapi Jawaban Jaksa

publicanews - berita politik & hukumTerdakwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini terdakwa anggota Brimob Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis akan menyampaikan duplik atau tanggapan terhadap jawaban JPU dalam sidang penyiraman air keras Novel Baswedan.

"Setelah sidang kemarin beragendakan replik, hari ini duplik, baru sidang putusan," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Djumyato saat dikonfirmasi wartawan, Senin (29/6).

Rencananya duplik disampaikan secara tertulis. Dalam replik atau jawaban JPU atas nota pembelaan kedua terdakwa pekan lalu, jaksa menyebut seluruh pembelaan terdakwa tak beralasan dan tidak dapat dibuktikan.

JPU keberatan terdakwa Rahmat mengaku sebagai pelaku tunggal. Jaksa mengutip fakta persidangan bahwa Rahmat meminta Ronny untuk berkendara pelan ke arah Novel. Saat itulah Rahmat menyiramkan air keras.

Soal penyerangan dilakukan spontan, Jaksa juga membantah. Menurutnya terdakwa merencanakan menyerang penyidik senior KPK itu.

"Dalil kuasa hukum tidak beralasan dan tidak dapat diterima," ujar Jaksa Fredrik Adhar dalam sidang pada Senin (22/6).

Selanjutnya, JPU juga keberatan perihal penyataan penasihat hukum bahwa tidak ada maksud melakukan penganiayaan berat melainkan hanya memberi pelajaran.

"Penyerangan tersebut mengakibatkan mata kiri Novel tidak berfungsi, sedangkan mata kanannya hanya berfungsi 50 persen," katanya.

Terakhir, JPU keberatan dengan anggapan pihak terdakwa bahwa gangguan penglihatan Novel karena kesalahan penanganan tim medis kala itu.

"Luka bakar bagian tiga pada selaput bening dalam kornea mata kanan dan kiri akibat kontak dengan bahan yang bersifat asam di daerah permukaan bola mata," Fedrik membacakan hasil visum.

Meskipun mendakwa keduanya melakukan penyerangan berencana, JPU menuntut hanya setahun penjara. Tuntutan ringan ini mengundang polemik. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top