Suap Proyek Bakamla

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Bos CMI

publicanews - berita politik & hukumDirut PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno, tersangka kasus dugaan korupsi proyek Backbone Coastal Surveilence System di Bakamla. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Utama PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno, tersangka kasus dugaan korupsi proyek Backbone Coastal Surveilence System (BCSS) di Bakamla mengajukan praperadilan.

Biro hukum KPK telah menerima surat panggilan gugatan tersebut dan siap menghadapi gugatan praperadilan.

"Iya, sidang digelar Senin, 30 Maret 2020, di PN Jakarta Selatan," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3).

Ali menegaskan, KPK tidak mungkin gegabah menetapkan seorang sebagai tersangka. "Dan penetapan tersangka atas diri pemohon telah sah berdasarkan hukum, kebenaran, dan keadilan," kata Ali.

CMI adalah rekanan Bakamla dalam pengadaan BCSS 2016. Kasus ini merupakan pengembangan perkara suap sebelumnya yang menjerat Direktur PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah. Diduga dalam kasus ini negara dirugikan sebesar Rp 54 miliar.

KPK menjerat Rahardjo Pratjihno dengan pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Rahardjo telah ditahan KPK sejak 14 Januari 2020 setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 31 Juli 2019. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top