Penyuap Bupati Pakpak Bharat Dieksekusi ke Lapas Medan

publicanews - berita politik & hukumAnwar Fuseng Padang, terdakwa kasus penyuapan eks Bupati Pakpak Bharat, menjalani sidang putusan, Senin (10/2). (Foto: Sumutco)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi mengeksekusi penahanan Anwar Fuseng Padang. Terpidana merupakan penyuap Bupati Pakpak Bharat Reminggo Yolando Berutu.

"Hari ini (27/2) KPK melaksanakan eksekusi putusan PN Tipikor Medan atas nama Terpidana Anwar Fuseng Padang (pemberi suap kepada Bupati Pakpak Bharat Reminggo Yolando Berutu) ke Lapas Klas 1 Medan," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/2).

Anwar akan menjalani hukuman sebagaimana putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim yaitu pidana penjara selama 2 tahun, denda 100 juta dan subsidair 3 bulan kurungan.

Anwar Fuseng Padang terbukti turut serta memberi atau menjanjikan sesuatu, berupa uang tunai Rp 300 juta kepada bupati melalui Plt Kadis PUPR David Anderson Karosekali dan orang kepercayaan Remigo, Hendriko Sembiring.

Pada Februari 2018, Anwar datang menemui David Anderson dan ditawarkan proyek senilai Rp 2 miliar dengan catatan Anwar wajib memberikan fee 10 persen untuk Bupati dari nilai proyek dan 15 persen di setiap termin pencairan uang proyek.

Untuk mendapatkan proyek tersebut, maka terdakwa diminta David menyerahkan uang sebesar Rp 250 juta dan Anwar menyanggupinya. Uang tersebut diserahkan pada 1 Maret 2018. Anwar meminta agar dibuatkan kwitansi bertuliskan ‘pinjaman untuk biaya perobatan’ sebagai tanda terima uang dari David Anderson. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top