Mafia Kasus

KPK Geledah Kantor Pengacara Adik Istri Nurhadi

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Kantor pengacara Rahmat Santoso & Partners di Surabaya, Jawa Timur, digeledah KPK. Penggeledahan diduga terkait kasus suap yang menyeret bekas Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrahman.

"Benar, masih berlangsung di kantor Rahmat Santoso & Partner di Surabaya terkait perkara NHD dan kawan-kawan," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (25/2).

Ali mengonfirmasi kantor yang digeledah merupakan milik adik Tin Zuraida, istrinya. "Adik istri tersangka NHD," ia menegaskan.

Belum diketahui barang bukti apa saja yang disita KPK.

Dalam perkara ini KPK menduga Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono menerima suap dan gratifikasi dengan total Rp 46 miliar dalam kasus mafia perkara di MA tahun 2011-2016.

Suap tersebut mereka terima untuk mengurus dua perkara perdata di MA. Pertama, melibatkan PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. Kemudian perkara perdata sengketa saham MIT dengan nilai suap Rp 33,1 miliar.

Adapun terkait gratifikasi, tersangka Nurhadi melalui Rezky Herbiyono dalam rentang Oktober 2014–Agustus 2016 diduga menerima uang total Rp 12,9 miliar. Uang untuk penanganan sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA dan permohonan perwalian. (han)


Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top