Saut Tidak Setuju KPK Angkat Penghentian 36 Kasus ke Publik

publicanews - berita politik & hukumMantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam diskusi tentang KPK di Jakarta Pusat, Minggu (23/2) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang tidak setuju langkah KPK mengumumkan penghentian 36 kasus ke publik. Dikhawatirkan terjadi saling tuding BUMN atau anggota parlemen yang disebut-sebut dalam kasus tersebut.

"Persoalan itu dihentikan menjadi milik publik, tidak boleh sebenarnya. Nanti BUMN yang mana saling tuduh. Kalau menghentikan jangan disampaikan ke publik, biarin milik kita," ujar Saut dalam diskusi bertajuk 'Dear KPK, Kok Main Hapus Kasus?' di Upnormal Cafe, Jakarta Pusat, Minggu (23/2) siang.

Menurut Saut, pertanggungjawaban KPK dalam penghentian kasus kepada tuhan. Ia berharap dihentikannya 36 kasus ini juga tidak menyurutkan langkah KPK melakukan penyelidikan kasus lainnya.

"Saya berharap penghentian ini diimbangin penyelidikan baru, OTT lebih banyak," katanya.

Jumat (20/2) lalu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, penghentian kasus bukan hal baru di komisi antirasuah. Terlebih hal itu juga diatur dalam UU KPK.

"Dalam hal penyelidik tidak menemukan bukti permulaan yang cukup, penyelidik melaporkan kepada KPK dan KPK menghentikan penyelidikan," ujarnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top