Suap Alih Fungsi Lahan

KPK Meyakini Zulhas akan Kooperatif

publicanews - berita politik & hukumZulkifli Hasan. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Umum PAN Zulklifi Hasan yang baru saja terpilih kembali ditunggu KPK dalam kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau. Jumat (14/1) ini, Zulhas sedianya dimintai keterangan sebagai saksi, sesuai penjadwalan ulang pemanggilannya terdahulu.

"Betul sesuai jadwal dan merupakan saat itu adalah konfirmasi ya dari Pak Zulklifi Hasan untuk hadir," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/2) malam.

Ali meyakini Zulhas akan memenuhi panggilan kedua ini. Jika tidak datang, KPK akan menempuh upaya-upaya lain.

"Sekali lagi saya ulangi, kami masih meyakini bahwa sesuai dengan komitmennya untuk hadir pada pemeriksaan 14 Februari 2020," ujar Ali.

Dalam kasus alih fungsi hutan di Riau ini, KPK menetapkan korporasi PT Darmex Group/PT Duta Palma sebagai tersangka, demikian juga terhadap pemiliknya Surya Darmadi dan Legal Manager Suheri Terta.

Penetapan tersangka ketiganya merupakan pengembangan kasus yang menjerat Gubernur Riau (saat itu) Annas Maamun dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Gulat Medali Emas Manurung.

Surya Darmadi dan Suheri diduga menyuap Annas Maamun Rp 3 miliar melalui Gulat Manurung. Suap itu diberikan terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan. Zulhas adalah Menhut ketika itu. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top