Hakim Absen, Sidang Ancaman Penggal Kepala Jokowi Ditunda

publicanews - berita politik & hukumHermawan Susanto dan Ina Yuniarti dalam video ancaman memnggal kepala Jokowi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sidang kasus ancaman penggal Kepala Presiden Joko Widodo kembali ditunda. Sudah dua kali ini terdakwa Hermawan Susanto harus balik badan karena hakim tidak muncul dalam persidangan.

"Sudah dua kali ditunda. Bahwa jaksa juga tidak siap. Jadi rentut rencana penuntutan)-ya juga belum turun sampai sekarang," kata kuasa hukum Hermawan, Abdullah Alkatiri, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Sidang hari ini seharusnya dimulai pukul 13.00 WIB dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum.

Jaksa Penuntut Umum P Permana Tirta Kusuma mengatakan Hakim Ketua Makmur urung hadir karena mendadak dipanggil pimpinan.

"Entah dipanggil Pengadilan Tinggi atau Mahkamah Agung. Sidang ditunda, Insya Allah hari Senin, jam 2," ujar Permana.

Terdakwa mengancam akan memenggal Kepala Jokowi dalam aksi demo di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada 10 Mei 2019 lalu. Ancaman Hermawan disampaikan lewat video yang viral di media sosial.

Hermawan dijerat Pasal 104, 110, dan 336 KUHP, Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan Ina Yuniarti yang merekam dan menyebarkan video ancaman tersebut. Namun, vonis majelis hakim PN Jakarta Pusat pada 14 Oktober 2019 membebaskannya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top