Pengacara Donny Sanggah Hasto Kristiyanto Berikan Uang

publicanews - berita politik & hukumDonny Tri Istiqomah usai diperiksa KPK Rabu (12/2) petang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pengacara PDIP Donny Tri Istiqomah mengakui pernah dititipi uang Rp 400 juta untuk tersangka Saeful Bahri dari Kusnadi. Hal tersebut diungkapnya usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara suap pergantian antarwaktu (PAW) yang menjerat caleg PDIP Harun Masiku.

Kusnadi yang dimaksud oleh Donny adalah staf DPP PDIP. Kusnadi sebelumnya juga pernah diperiksa KPK, pada 24 Januari, sebagai saksi untuk tersangka Saeful.

"Rp 800 (juta)? Bukan, bukan seperti itu. Saya sudah kasih keterangan ke penyidik, memang saya dapat titipan uang Rp 400 juta dari mas Kusnadi," ujar Donny di depan lobi Gedung KPK, Jakarta, Rabu (12/2).

Menurut Donny, uang dari Kusnadi itu berasal dari Harun Masiku, bukan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. "Saya enggak tahu, jadi begini intinya. Pernah Mas KusnadiĀ nitipĀ uang untuk Pak Saeful ke saya. Dan kan sudah terkonfirmasi juga bahwa uang yang dari Mas Kusnadi yang dititipkan ke saya untuk Pak Saeful itu dari Pak Harun," katanya.

Ia menegaskan tidak mungkin seorang petinggi partai seperti Hasto memberikan uang untuk meloloskan Harun sebagai pengganti Nazaruddin Kiemas di DPR.

"Enggak mungkinlah Sekjen digempol-gempol bawa uang kan?" ia menambahkan.

Donny merupakan salah satu dari 8 orang yang diamankan KPK saat OTT, namun ia dilepas dan berstatus saksi. KPK menetapkan empar tersangka, yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan caleg PDIP Harun Masiku. Kemudian anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan swasta Saeful.

KPK menduga Wahyu menerima Rp 600 juta dari permintaan Rp 900 juta. Tim penindakan KPK menyita uang Rp 400 juta. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top