Korupsi 14 Proyek Fiktif

KPK Kembali Panggil Wakil Kepala Divisi II Waskita Karya

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK kembali memanggil Wakil Kepala Divisi II PT Waskita Karya (WK) Fakih Usman. Kemarin, ia absen ketika hendak dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif di perusahaan pelat merah tersebut. Fakih beralasan sedang rapat koordinasi.

"Yang bersangkutan akan dimintai keterangan untuk tersangka YAS (Yuly Ariandi Siregar, GM Keuangan dan Risk Department serta Plt Corporate Secretary)," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (30/1).

Selain Fakih, KPK juga memanggil sejumlah saksi lainnya dari WK. Mereka adalah Manager Divisi I Ignatius Joko Herwanto serta tiga staf Proyek Merapi Kustopo, Nuhamid, dan Purwanto.

Wakil Kepala Divisi II Waskita Karya Dipanggil KPK

KPK menduga Fathor dan Yuly diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Modus korupsinya adalah seolah-olah ada kontrak baru dengan menunjuk empat perusahaan subkontraktor, padahal proyek tersebut adalah proyek lama. Penyidik mencium indikasi double budgeting atau penganggaran ganda.

Oleh pihak subkontraktor, uang pembayaran kemudian dikembalikan ke WK untuk dibagi-bagi lagi. Atas tindakan culas ini, negara ditaksir mengalami kerugian sekurang-kurangnya Rp 186 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top