Suap Dana Hibah KONI

Berkas Rampung, Imam Nahrawi Segera ke Pengadilan

publicanews - berita politik & hukumImam Nahrawi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Menpora Imam Nahrawi segera diadili. Penyidik KPK telahy merampungkan berkas pemeriksaannya dalam kasus dugaan suap dana hibah KONI dan gratifikasi.

"Berkas perkara tersangka IN sudah lengkap dan hari ini pelimpahan tahap sua (pemeriksaan tersangka dan barang bukti) dari penyidik ke JPU," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulisnya, Jumat (24/1).

JPU segera menyusun surat dakwaan dan paling lama dalam 14 hari kerja ke depan akan melimpahkannya le PN Tipikor.

Dalam kasus ini, KPK menduga Imam Nahrawi dan eks asisten pribadinya Miftahul Ulum menerima suap Rp 14,7 miliar dalam rentang 2014-2018. Kemudian pada periode 2016-2018, Imam meminta Rp 11,8 miliar kepada KONI. Sehingga selama menjabat Menpora, politikus PKB itu menerima total Rp 26,5 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora. Kemudian Imam menerima uang saat menjadi Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima.

Kasus dana hibah KONI ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 18 Desember 2018 terhadap Deputi IV Kemenpora Mulyana, Sekjen KONI Endi Fuad Hamidy, dan Bendahara Umum KONI Jhony E Awuy. Kemudian ada pula Pejabat Pembuat Komitmen Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Eko Triyanto.

Kelimanya sudah menjalani vonis masing-masing berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta. Adapun Ulum dan Imam menyusul menjadi tersangka berdasarkan fakta-fakta persidangan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top