Suap Pengadaan Satelit Bakamla

Keberadaannya Masih Misteri, KPK Panggil Ali Fahmi

publicanews - berita politik & hukumMantan anggota DPR Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lama tak ketahuan rimbanya, penyidik KPK memanggil kembali Direktur Utama PT Viva Kreasi Investindo Ali Fahmi atau Fahmi Al Habsyi. Politikus PDIP itu bak ditelan bumi sejak kasus suap pengadaan satelit pada Badan Keamanan Laut (Bakamla) mencuat.

Kali ini KPK memanggil Ali Fahmi untuk menjadi saksi korporasi PT Merial Esa milik Fahmi Darmawansyah. Merial adalah korporasi tersangka kasus dugaan suap proses pembahasan dan pengesahan anggaran Bakamla 2016 di DPR.

"Ali Fahmi alias Fahmi Al Habsyi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ME (Merial Esa)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (22/1).

Nama mantan Staf Khusus Kepala Bakamla Laksamana Madya Arie Sudewo ini kerap disebut-sebut dalam sidang beberapa terdakwa. Ali Fahmi disebut sebagai inisiator kasus ini. Fahmi Darmawansyah, misalnya, menyatakan pernah memberi uang kepada Ali Fahmi.

Uang tersebut diduga telah disalurkan Ali Fahmi kepada sejumlah anggota DPR untuk meloloskan anggaran proyek Bakamla ini.‎

KPK hingga saat ini belum bisa menghadirkan sosok Ali Fahmi baik dalam proses penyidikan maupun persidangan para terdakwa. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top