Suap Dana Hibah KONI

Ketua KONI Pusat Tono Suratman Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumKetua KONI Pusat Tono Suratman. (Foto:Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua KONI Pusat Tono Suratman dipanggil tim penyidik KPK untuk berkas kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora pada KONI 2018.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka IMR (Imam Nahrawi)," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (21/1).

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan eks Menpora Imam Nahrawi dan Mifathul Ulum sebagai tersangka pengurusan dana hibah KONI dan penerimaan gratifikasi. Kasus keduanya merupakan pengembangan atas fakta-faktas persidangan dengan terdakwa eks Deputi IV Kemenpora Mulyana, Ending Fuad Hamidy, dan Bendahara KONI Johny E Awuy. Mereka semua sudah menjalani hukumannya masing-masing.

Keduanya diduga menerima Rp 14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp 11,8 miliar selama 2016-2018. 

Total uang yang diduga diterima Imam mencapai Rp 26,5 miliar. Uang diduga komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora TA 2018.

Atas perbuatan nya Imam dan Miftahul disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 junto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top