Kejagung Tetapkan Benny Tjokro Tersangka Jiwasraya

publicanews - berita politik & hukumBenny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Komisaris PT Hanson Internasional Tbk, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

Selain Benny Tjokro, Gedung Bundar juga menetapkan Direktur Keuangan PT Jiwasraya Harry Prasetyo sebagai tersangka. Keduanya ditahan di Rutan Kejagung.

"Ditahan untuk 20 hari ke depan," kata Kuasa Hukum Benny Tjokro Muchtar, Selasa sore.

Penetapan Benny Tjokro sebagai tersangka dilakukan usai menjalani pemeriksaan hari ini Selasa (14/1). Benny Tjokro tampak keluar dari Gedung Bunda menuju mobil tahanan, sekitar pukul 17.09 WIB. Namun, ia menolak memberi pernyataan.

Diketahui, Kejagung menjadwalkan pemeriksaan terhadap 9 saksi, tetapi yang hadir hanya tiga saksi. Hary dan Benny merupakan saksi ke-8 dan ke-9.

Benny Tjokro beberapa pekan ini sudah santer dikaitkan dengan kasus korupsi di Jiwasraya dan Asabri. Kedua perusahaan asuransi pelat merah itu banyak menempatkan dana investasi di perusahaan properti miliknya.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut pemilik PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro memiliki utang ke PT Asabri (Persero).

Beny Tjokro merupakan cucu dari pendiri grup usaha Batik Keris, Kasom Tjokrosaputro. Benny merupakan orang terkaya ke-43 di Indonesia versi Majalah Forbes, dengan kekayaan 670 juta dolar AS. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. shes one the @siswandi14 Januari 2020 | 19:19:53

    Ini langkah awal dan bukti keseriusan pemerintah ttg kasus ini.
    Menepis pendapat sebagian yg pesimis soal ini.

  2. Cewek Kepo @ceweKepo14 Januari 2020 | 18:08:32

    nah mantab nih. Semoga nasabah atau yg berhak mendapatkan ganti rugi atau haknya.

Back to Top