Suap Dana Hibah KONI

Teuku Riefky Tak Penuhi Panggilan KPK

publicanews - berita politik & hukumPlt Jubir KPK Ipi Maryati. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Anggota DPR Teuku Riefky Harsya tak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap dana hibah KONI. Kasus ini menyeret mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

"Yang bersangkutan tidak hadir," kata Plt Jubir KPK Ipi Maryati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/1).

Menurut Ipi, tidak ada informasi apapun yang diterima KPK terkait ketidakhadiran politikus Partai Demokrat tersebut. KPK akan memanggil ulang yang bersangkutan.

"Dijadwalkan ulang," katanya.

Imam Nahrawi dan eks asisten pribadinya Mifathul Ulum adalah tersangka pengurusan dana hibah KONI dan penerimaan gratifikasi. Keduanya diduga menerima Rp 14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp 11,8 miliar selama 2016-2018. 

Total uang yang diduga diterima Imam mencapai Rp 26,5 miliar. Uang diduga merupakan komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora TA 2018.

Atas perbuatannya Imam dan Miftahul disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 junto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top