Suap Dana Hibah KONI

Imam Nahrawi Segera Diadili

publicanews - berita politik & hukumMantan Menpora Imam Nahrawi seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1). (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Menpora Imam Nahrawi mengatakan, berkas penyidikannya segera dilimpahkan ke penuntutan atau tahap dua. Tersangka kasus dugaan suap penyaluran dana hibah Kemenpora kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) itu berharap kasusnya segera masuk pengadilan.

"Ini pemeriksaan terakhir, semoga segera pelimpahan," kata Imam usai diperiksa KPK, Kamis (9/1).

KPK menetapkan Imam dan asisten pribadinya Miftahul Ulum sebagai tersangka kasus dugaan suap dana hibah KONI 2018. Imam dan Miftahul diduga menerima Rp14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp 11,8 miliar selama 2016-2018. Total dugaan penerimaan Imam mencapai Rp 26,5 miliar. 

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Imam dan Miftahul dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 junto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top