Ashanty Tak Angkat Telepon, Mediasi Gugatan Rp 14,3 M Gagal

publicanews - berita politik & hukumPihak penggugat, Martin Pratiwi (kiri) di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 20 November 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kasus gugatan terhadap penyanyi Ashanty akan dilanjutkan dalam sidang pokok perkara mulai Januari 2020. Persidangan dilakukan setelah upaya mediasi kembali gagal. Istri Anang Hermansyah itu tak hadir di Pengadilan Negeri Purwokerto.

"Kami sudah berupaya baik dari pihak penggugat maupun pihak mediator berupaya menghubungi pihak tergugat melalui sarana komunikasi yaitu dengan video call. Tapi dari pihak tergugat Ashanty, tidak mau mengangkat telepon," kata kuasa hukum Martin Pratiwi, Aditya Setiawan, usai sidang mediasi, Kamis (12/12).

Sebelumnya dalam jadwal mediasi 2 Desember 2019, Ashanty dan kuasa hukumnya juga tidak hadir. Aditya mengatakan setelah upaya mediasi buntu maka tergugat akan menggunakan haknya untuk masuk proses persidangan.

Aditya mengatakan sidang akan mulai digelar pada 7 Januari 2020. Dalam sidang tersebut, Ashanty tidak perlu hadir cukup diwakili kuasa hukum.

Penyanyi Aku Memilihmu ini dianggap telah melakukan wanprestasi dalam kerjasama bisnis kosmetik. Kolega bisnis Ashanty, Martin Pratiwi mengugat ganti rugi Rp 14,3 miliar.

Martin menjelaskan kerjasama dimulai pada November 2015 dengan patungan modal masing-masing Rp 475 juta. Namun, dalam perkembangannya tidak ada laporan bulanan. Sedangkan omzet usaha diperkirakan mencapai Rp 18 miliar, dan Martin baru terima Rp 290 juta pada 2016. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top