James Riady untuk Kedua Kalinya Bakal Dicecar KPK Soal Suap Meikarta

publicanews - berita politik & hukumJames Riady (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - CEO Lippo Group James Tjahaja Riady kembali dipanggil KPK. Dalam pemeriksaan ke dua ini, taipan poperti ini rencananya akan diperiksa sebagi saksi dalam pusaran kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BTO (Bartholomeus Toto, mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/12).

Belum diketahui apa yang akan didalami penyidik dalam pemeriksaan terhadap James.

Sebelumnya pada 30 Oktober 2018, James pernah diperiksa KPK. Usai pemeriksaan James mengaku dicecar 59 pertanyaan. Ia pun mengaku akan bersikap kooperatif bila tim penyidik kembali memerlukan keterangannya.

Dalam kasus ini KPK menduga Toto menyetujui pemberian suap kepada Bupati Bekasi (saat itu) Neneng Hasanah Yasin untuk membereskan perizinan Meikarta. Menurut KPK, total uang suap Rp 10,5 miliar yang diserahkan di helipad PT Lippo Cikarang.

Sedangkan Iwa Karniwa diduga menerima Rp 900 juta dari Kabid Tata Ruang pada Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili. Uang tersebut berasal dari PT Lippo Cikarang.

Soal suap Rp 10,5 miliar untuk Neneng Hasanah, Bartholomeus pernah membantah seusai pemeriksaan pada 8 Agustus 2019. Saat menjadi saksi dalam sidang Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor Bandung, Toto juga menyangggah. (han)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top