Proyek Fiktif

KPK Panggil Mantan Kadiv Waskita Karya Ridwan Dharma

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Eks Kepala Divisi PT Waskita Karya Ridwan Dharma dimintai keterangan KPK dalam kasus yang menjerat koleganya mantan Kadiv II Fathor Rachman. Kasusnya adalah dugaan korupsi pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek di perusahaan BUMN itu.

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Fathor Rachman," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (27/11).

Selain Ridwan, penyidik lembaga antirasuah juga memanggil staf Keuangan Divisi II Waskita Wagimin dan Yuli Ariandi Siregar. Nama terakhir ini adalah mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II Waskita, ià menjadi tersangka bersama Fathor.

KPK menduga Fathor dan Yuli menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek Waskita. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Ke-14 proyek sebenarnya telah dikerjakan oleh subkontraktor lain, namun tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan yang sudah diidentifikasi KPK.

Atas subkontrak pekerjaan fiktif inI Waskita melakukan pembayaran ganda. Padahal, setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu menyerahkan kembali uang kepada sejumlah pihak, termasuk yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Fathor dan Yuli.

Atas tindak pidana ini, keuangan negara ditaksir menderita kerugian hingga Rp 186 miliar. Perhitungan tersebut merupakan jumlah pembayaran dari Waskita kepada subkontraktor pekerjaan fiktif tersebut. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top