KPK Dalami Suap Pengadaan BHS di Angkasa Pura

publicanews - berita politik & hukumDirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin seusai menjalani pemeriksaan kasus suap pengadaan BHS, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/11) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK tengah mengebut untuk merampungkan kasus dugaan suap pengadaan Baggage Handling System (BHS) di PT Angasa Pura Propertindo (APP), anak perusahaan Angakasa Pura (AP) II. Dalam pemeriksaan terhadap Dirut AP II Muhammad Awaluddin hari ini, persoalan suap itulah yang ditanyakan penyidik.

"Penyidik mendalami keterangan saksi masih terkait pengadaan pekerjaan Baggage Handling System (BHS) di PT Angkasa Pura Propertindo," ujar Febri melalui pesan singkat, Selasa (26/11) sore.

Awaluddin sendiri enggan menjawab pertanyaan wartawan seusai pemeriksaan, sekitar pukul 16.54 WIB. "Tadi BAP (Berita Acara Pemeriksaan) lanjutan kok," ujar Awaluddin di depan lobi Gedung KPK, Jakarta.

Ia dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka eks Dirut PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) Darman Mappangara. Inti adalah penggarap proyek-proyek tersebut.

KPK menduga Darman menyuap Direktur Keuangan AP II Andra Y Agussalam agar mengawal proyek BHS, melalui Taswin Nur, orang kepercayaan Darman.

Ada sejumlah proyek yang digarap anak perusahaan PT Telkom itu di APP. Misalnya, Visual Docking Guidance System (VGDS) dengan nilai Rp 106,48 miliar, Bird Strike senilai Rp 22,85 miliar, serta pengembangan bandara dengan anggaran Rp 86,44 miliar.

Selain itu, Inti juga masih memiliki daftar prospek proyek tambahan di AP dan anak usahanya APP. Poyek tersebut adalah X-Ray 6 bandara senilai Rp 100 milia, BHS di enam bandara senilai Rp 125 miliar, VDGS senilai Rp 75 miliar, serta proyek radar burung senilai Rp 60 miliar.

Atas perbuatannya, Darman disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top