Suap Dana Hibah KONI

Imam Nahrawi Kena 'Kutukan Jumat Keramat' KPK

publicanews - berita politik & hukumImam Nahrawi resmi ditahan KPK seusai menjalani pemeriksaan 10 jam, Jumat (27/9) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Turun dari lantai dua Gedung KPK, Menpora yang mengundurkan diri Imam Nahrawi sudah mengenakan rompi oranye. Tangannya pun diborgol, ia menutupinya dengan map merah.

Tersangka kasus dugaan suap dalam pengajuan proposal dana hibah untuk KONI itu ditahan usai pemeriksaan pertamanya hari Jumat (27/9). Imam menjalani pemeriksaan selama 10 jam sejak pagi tadi.

"IMR, Menteri Pemuda dan Olahraga 2014-2019, ditahan 20 hari pertama di Rutan Pomdan Jaya, Guntur," kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jumat (27/9).

Imam masuk 'klub' para tersangka korupsi yang ditahan KPK seusai pemeriksaan pada Jumat. Anggota klub ini, antara lain, Suryadarma Ali, Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, Zumi Zola, dan Setya Novanto. Banyak yang kemudian menyebutnya sebagai 'Jumat Keramat'.

Penuhi Panggilan KPK, Imam Nahrawi: Bismillah, Saya Siap Jalani Takdir

Politikus PKB itu menyusul asisten pribadinya Miftahul Ulum yang sudah terlebih dahulu ditahan KPK pada 11 September lalu --hari Rabu.

KPK menduga Imam dan Ulum menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar dalam rentang 2014-2018. Kemudian pada periode 2016-2018, Imam diduga juga meminta uang Rp 11,8 miliar. Sehingga selama menjadi Menpora ia total mengumpulkan Rp 26,5 miliar dari suap maupun gratifikasi.

KPK menduga uang tersebut untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah27 September 2019 | 21:01:50

    akhirnya...takdir akibat perbuatan sendiri kaleee

Back to Top