Diperiksa Perdana pada Jumat, Bagaimana Nasib Imam?

publicanews - berita politik & hukumMiftahul Ulum dan Imam Nahrowi. (Foto: Instagram/@ulum_donjuan)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menpora yang mengundurkan diri Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sepekan setelah asisten pribadinya Miftahul Ulum. KPK langsung menahan Ulum pada pemeriksaan perdananya, 11 September lalu.

Hari ini, KPK memeriksa Imam dalam kapasitas sebagai tersangka, juga untuk pertama kali, dalam kasus dugaan menerima imbalan dalam proposal hibah Kemenpora untuk KONI.

Bagaimana nasib Imam? Juru Bicara KPK Febri Diansyah enggan berspekulasi.

"Ya untuk pemeriksaan awal sebagai tersangka tentu akan disampaikan hak-hak tersangka," ujar Febri melalui pesan singkat, Jumat (27/9).

Penyidik, ia menambahkan, akan mendalami soal kewenangan Imam sebagai Menpora dalam pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI. KPK juga akan menelusuri dugaan suap serta gratifikasi saat politikus PKB itu menjadi Ketua Dewan Pengarah Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

"Dan didalami terkait kewenangan yang bersangkutan dan pengetahuan lain yang terkait," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menduga Imam dan asisten pribadinya Miftahul Ulum diduga menerima uang Rp 14,7 miliar dalam rentang 2014-2018. Kemudian pada periode 2016-2018, Imam diduga juga meminta uang Rp 11,8 miliar. Sehingga selama menjadi Menpora ia diduga menerima total Rp 26,5 miliar.

KPK menduga uang tersebut untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top