Suap Dana Hibah KONI

KPK Panggil Dua Stafsus Menpora dan Staf Kantor Arsitek

publicanews - berita politik & hukumMenpora Imam Nahrawi dan Sesmenpora Gatot Dewa Broto saat masih menjadi saksi kasus yang menjerat Deputi IV Kemenpora Mulyana. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua orang Staf Khusus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dipanggil KPK. Keduanya dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka asisten pribadi Imam, Miftahul Ulum.

Kedua Staf Khusus tersebut adalah Zainul Munasichin dan Faisol Riza. Selain itu, penyidik KPK juga memanggil PNS Kemenpora Angga.

"Dipanggil sebagai saksi MIU (Miftahul Ulum)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (26/9)

Pada saat bersamaan, KPK juga memeriksa Intan Kusuma Dewi, Sekretaris Kantor Budipradono Architecs. Intan sedianya menjadi saksi untuk pemberkasan kasus Imam Nahrawi.

Dalam kasus ini, Imam dan Ulum diduga menerima uang Rp 14,7 miliar dalam rentang 2014-2018. Lalu pada periode 2016-2018, KPK menduga Imam juga menerima lagi R p11,8 miliar. Sehingga selama menjabat Menpora, Imam total mendapatkan uang haram Rp 26,5 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora. Ada pula uang yang ditengarai merupakan gratifikasi saat Imam menjadi Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Menpora.

KPK menduga uang tersebut untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top