Gowa

Oknum Satpol PP Pemukul Pasutri Kena Pasal Penganiayaan Ringan

publicanews - berita politik & hukumMardani Hamdan, oknum Satpol PP yang diduga memukul pasutri di Gowa beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Gowa - Polres Gowa hanya menjerat tersangka anggota Satpol PP Mardani Hamdan yang memukul pasangan suami istri saat razia PPKM dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP atau pasal penganiayaan ringan.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, pertimbangannya karena korban yang mengaku hamil ternyata tidak hamil.

"Kecuali dia (korban) katakan hamil dan mungkin dia keguguran mungkin bisa lari ke (Pasal 351 KUHP) ayat 2," ujar Mangatas kepada wartawan, Rabu (21/8)

Hasil gelar perkara menyatakan Amriana alias Riyana Kasturi tidak hamil alias negatif berdasarkan pemeriksaan medis. "Iya ke situ larinya (pasal penganiayaan ringan) kecuali kalau korban adalah wanita yang diduga hamil," Mangatas menjelaskan.

Sebelumnya, pengacara Ari Dumais menilai polisi telah keliru menerapkan pasal penganiayaan ringan. Menurutnya, perbuatan tersangka tergolong penganiayaan berat.

"Kemarin kami minta juga dikasi masuk Pasal 351 Ayat 2 nya-kan, keliru kalau 351 Ayat 1 karena di situ (ancaman hukuman) 2 tahun 8 bulan, kalau Ayat 2 baru ancaman 5 tahun," ujar Ari saat dikonfirmasi wartawan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top