Kriminalitas Solok

Guru Asrama Ponpes Buron Kasus Pencabulan Santri

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Solok - Polres Solok Arosuka menetapkan oknum pembina asrama Pondok Pesantren Nagari Alahan Panjang, Sumatera Barat, MS (29) sebagai tersangka dugaan sodomi terhadap anak.

"Kami sudah gelar perkara. Hasilnya, pembina asrama santri yang berinisial MS (29) tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus sodomi terhadap anak dibawah umur," kata Kasat Reskrim Polres Solok Arosuka Iptu Rifki Yudha Ersanda kepada wartawan di kantornya, Kamis (10/6).

Korban sebanyak tiga anak usia 10-12 tahun, ketiganya merupakan warga sekitar pesantren. Polisi telah melakukan visum.

"Memang ada tanda-tanda pelecehan seksual. Satu orang diantaranya cukup parah yang berdampak terhadap kondisi kesehatannya," Rifki menjelaskan.

Modus pelaku yakni mengajak korban pergi dengan iming-iming sebuah konsul permainan di gawai. Polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri usai mencabuli korban. Selain itu, polisi masih terkendala dengan identitas pelaku yang tidak jelas.

"Keberadaan tersangka belum diketahui karena dugaan besar pelaku melarikan diri ke luar provinsi," kata Rifki. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top