Polisi Gagalkan Penyelundupan 2.083 Burung Langka

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi satwa liar
PUBLICANEWS, Cilegon - Jajaran Polres Cilegon meringkus supir truk ST yang membawa 2.083 ekor burung ilegal berbagai jenis dari Lampung ke beberapa kota, Kamis (10/6) dini hari. Satwa tersebut termasuk dilindungi.

"Pada Rabu (9/6) sekitar pukul 04.00 pagi anggota kami dari Polsek KSKP Merak mengamankan satu kendaraan colt yang berisi 2083 ekor burung," kata Wakapolres Cilegon Kompol Mirodin epada wartawan di kantornya hari ini.

ST mengaku burung tersebut akan dibawa ke Serang dan Tangerang, Provinsi Banten. "Untuk nilai jual burung ini kami masih melakukan pendalaman terhadap ST," ujar Mirodiin.

Polisi bersama Balai Karantina Pertanian di Cilegon akan melepasliarkan barang bukti burung-burung tersebut ke habitat aslinya di Kecamatan Mancak, Cilegon. "Kita lakukan screening dulu untuk seluruh burung agar yang dilepasliarkan tidak membawa virus," Mirodin menjelaskan.

Meskipun melepas barang bukti, namun polisi tetap akan melakukan pengembangan terhadap jaringan jual beli satwa dilindungi itu.

Polisi mnjerat ST dengan Pasal 40 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf A dan B UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dua tahun penjara. Kemudian juga UU Karantina Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan. Hukumannya tiga tahun dan denda Rp 3 miliar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top