Polisi Bekuk Pelajar Unggah Foto Editan Paus Fransiskus

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Sumba - Polisi membekuk AM (17), pelajar SMA di Waikabubak, Nusa Tenggara Timur, karena diduga mengedit video Paus Fransiskus dan menyebarkannya ke media sosial, Selasa (8/6).

Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto mengatakan AM mengunggah editan video tokoh katolik dunia itu dengan tidak semestinya ke Instagram.

"Dalam video berdurasi 21 detik tersebut, AM mengedit tokoh agama (Katolik) Paus Fransiskus dengan gestur yang tidak seharusnya," ujar Arianto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/6).

Menurutnya, video editan tersebut menjadi konten lelucon dan meresahkan masyarakat di Kota Waikabubak, Sumba Barat. Konten tersebut langsung terpantau patroli siber.

Petugas kemudian menangkap AM di rumahnya. Pelaku koperatif dan mengakui perbuatannya. Saat ini masih dilakukan pendalaman. "Kami mengingatkan AM agar tidak lagi membuat hal-hal serupa," ujarnya.

Atas kejadian itu, orang tua AM pun membuat video permintaan maaf kepada masyarakat khususnya seluruh umat Katolik.

"Saya minta maaf kepada umat Katolik di Waikabubak dan Provinsi NTT pada umumnya atas beredarnya video yang dinilai sangat meresahkan bagi umat beragama (Katolik) yang diunggah oleh anak saya di media sosial," kata ayah AM dalam video yang diunggah pada Rabu (9/6).

Polres Sumba Barat tetap berkoordinasi dengan orangtua dan kepala sekolah AM untuk mengawasi kegiatan remaja itu di media sosial agar tidak terjadi isu provokasi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top