Maluku Utara

Anggota DPRD Menolak Tilang dan Tabrak Polisi Terancam Dicopot

publicanews - berita politik & hukumAnggota DPRD Maluku Utara (Malut) Fraksi Gerindra Wahda Z Iman. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Video aksi tak terpuji anggota DPRD Maluku Utara (Malut) Fraksi Gerindra Wahda Z Iman menyulut murka Ketua Mahkamah Partai Gerindra Habiburokhman. Wahda pun langsung diagendakan untuk disidang, dan terancam dicopot.

"Kami terkejut melihat video tersebut dan akan melakukan tindakan tegas," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/5).

Anggota Komisi III DPR itu sudah menonton ulah Wahda yang menolak ditilang Polantas. Ia malah menabrakkan mobil mewahnya ke anggota polisi yang mencoba mengadang.

"Jika memang terbukti dan tidak ada alasan pemaaf maka bentuk sanksi bisa ditegur keras, dicopot jabatan di DPRD atau bahkan di PAW," ujar Habiburokhman

Ia menjelaskan bahwa sikap melawan petugas tentu bertentangan dengan jati diri kader Gerindra yang harus selalu sopan dan rendah hati. Apalagi jika menyandang status wakil rakyat, tidak boleh sama sekali menunjukkan sikap yang arogan.

"Hal yang sama berlaku untuk seluruh wakil rakyat Gerindra baik DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi atau DPR RI, semakin tinggi jabatan justru harus semakin menjaga tata krama," ia menegaskan.

Menurut Habiburokhman, dalam waktu secepatnya akan memanggil Wahda dan menghadapkannya ke Mahkamah Partai.

Dalam video yang beredar, Wahda yang menggunakan mobil Alphard Nopol DB 1314 MM tidak mengindahkan perintah petugas agar tidak memarkir kendaraan di bahu jalan karena menghambat lalu lintas.

Peristiwa terjadi pada Sabtu sore kemarin, di Jalan Kampung Pisang, Ternate. "Wahda Zaenal Imam anggota DPRD Maluku Utara dari Fraksi Gerindra. Mantan Ketua DPD I @Gerindra Maluku Utara,” tulis seorang warganet di video yang viral tersebut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top