Polisi Akan Panggil Ahli Bahasa Usut Candaan Nurhadi Soal Nanggala 402

publicanews - berita politik & hukumCapres fiktif Nurhadi yang tengah diinterigasi petugas. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Kudus - Polisi akan memanggil ahli bahasa dalam kasus unggahan tak pantas Nurhadi soal musibah KRI Nanggala-402. Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengungkapkan Nurhadi dikenakan wajib lapor.

"Itu kami masih berkoordinasi ahli bahasa," kata Aditya Surya kepada wartawan, Sabtu (8/5).

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Namun karena saat ini situasi menjelang Idul Fitri, kasus ini akan penyelidikan akan dilanjutkan setelah Lebaran.

Saat ini status Nurhadi masih sebagai terperiksa. "Sejumlah saksi juga sudah kita periksa, termasuk Pak Nurhadi sudah kita periksa," ia menuturkan.

Nurhadi mengunggah kalimat candaan soal tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402. Polisi telah menyita akun media sosial dan ponsel milik Nurhadi.

Nurhadi kemudian membuat video minta maaf kepada keluarga, April lalu. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya.

"Saya menyesal, kan tidak mengerti itu bisa menyinggung. Buat saya itu baik, tapi menyinggung yang lain. Saya menyesal. Saya tidak membela diri saya benar. Itu membuat orang tersinggung. Maka harus minta maaf," kata Nurhadi beberapa waktu lalu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top