Kriminalitas Yogyakarta

Pengirim 'Sate Sianida' dan Aiptu Tomy Ternyata Sudah Nikah Siri

publicanews - berita politik & hukumNani Aprilliani Nurjaman, tersangka pengirim sate sianida. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Kesaksian baru disampaikan Ketua RT Agus Riyanto tempat tersangka peracik 'takjil sate sianida' Nani Aprilliani Nurjaman (25) dan Tomy tinggal sebagai suami-istri berstatus siri. Ketua RT Pedukuhan Cepokojajar, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, DIY, itu menuturkan bahwa Nani dan Tomy yang merupakan perwira polisi telah tinggal setahun di wilayahnya.

"Dulu itu waktu silaturahim ke tempat saya awalnya itu ngebel (menelepon) Pak Tomy sama Mbak Nani ke sini buat laporan," kata Agus kepada wartawan, Selasa (4/5).

Tomy dan Nani mengaku telah menikah siri. Untuk meyakinkan, orang tua Nani ikut menelepon menitipkan anak mereka. "Ibunya bilang itu, sudah menikah secara agama," Agus menambahkan.

Ia tidak sempat mengecek bukti pernikahan mereka karena perkawinan siri. Ia juga tidak mengetahui jika ada foto pernikahan. "Hanya menunjukkan KTP," katanya. Mengenai rumah yang ditempati Nani, menurut Agus sudah dibeli dan tengah dalam proses balik nama.

Menurut tetangga Nani, Eni Wulandari (50), Tomy jarang di rumah tersebut. "Di sini itu waktu ngundang orang kampung ngaji," ujar Eni.

Eni mengenal Nani sebagai wanita yang ramah dan suka bersosialiasi. Termasuk ikut arisan walaupun kebanyakan titip karena kesibukan berangkat pagi dan pulang malam.

Nani telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana. Ia meracik sate dengan campuran racun sianida yang semula ditujukan untuk Tomy. Motif pengiriman sate beracun karena sakit hati ditinggal nikah oleh Tomy, yang merupakan anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta tersebut.

Sate diantar melalui tukang ojek Bandiman. Namun di tempat tujuan kiriman itu ditolak. Bandiman yang tidak mengenal alamat Nani membawa pulang dan disantap anggota kelaurga. Nahas, Naba Faiz Prasetyan (10), sang anak keracunan hingga meninggal dunia. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top