Heboh, Video Ayah Hampir Tusuk Anak di Medan

publicanews - berita politik & hukumAyah berkelahi dengan anak di Medan, Sumatra Utara. (Foto: tangkapan layar video/@sheyriela)
PUBLICANEWS, Jakarta - Seorang anak merekam pertengkarannya dengan sang ayah membuat geger warganet. Dalam rekaman tersebut terlihat sang ayah membawa sejenis pedang hendak anak lelakinya.

Pengunggahnya akun Instagram @sheyriela. Ia meminta warganet menyebarkan kembali agar menjadi perhatian.

"Saya minta tolong kepada siapapun orang baik di luar sana. Untuk menyebarkan video ini," tulis akun tersebut, Rabu (7/4).

Peristiwa tersebut direkam di kamar sebuah rumah di Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (6/4) sekitar pukul 22.05 WIB. Perekamnya sang anak yang hendak dianiaya tersebut.

Mula-mula sang ayah hendak memukulnya dengan kayu panjang. "Kemudian mengarahkan senjata tajam yang seperti di video ke leher kiri saya, namun dihalangi adik saya," ujarnya.

Akun @sheyriela menceritakan ayahnya mengejar sang adik hingga masuk ke kamar sambil berusaha merusak seisi kamar menggunakan senjata tajam. Emosi sang ayah semakin meledak dan mengincar kedua anaknya.

"(Pedang) yang awalnya mau ditujukan kembali ke saya namun lagi-lagi dilerai adik saya dan adik saya yang jadi sasarannya," Sheylla menulis.

Pemilik nama asli Sheylla Ariela Tambunan itu meminta polisi segera membantu menyelesaikan urusan keluarganya yang tak kunjung membaik.

"Kami cuma ingin pertolongan dan rasa aman. Tolong @poltabesmedan @poldasumaterautara @humaspolrestabesmedan @polsekmedan.baru @polsekmedankota tolong bantu kami pak, permudah kami utk menyelesaikan kasus ini," ujarnya.

Sheylla juga bercerita dengan saudara sepupunya. Ia mengaku selama 10 tahun ini ayahnya kerap menyiksa dan menelantarkan ibu dan adiknya.

"Saya dipukuli, dihajar habis"an, Disekap tidak dikasih makan, dipermalukan, diseret seperti sampah. Dipukul pakai jam dinding yg besar, helm sampai pingsan disuguhi berbagai jenis sajam," ia menambahkan.

Video kekerasan keluarga itu ditonton 474 ribuan orang dan mendapat 7 ribuan komentar warganet. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top