Jakarta

Empat Anak Meninggal, Anies: Awasi Anak Bermain Air Banjir

publicanews - berita politik & hukumGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan kondisi banjir di Jakarta lewat Pos Pantau Pintu Air Manggarai, Sabtu (20/2). (Foto; Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Korban meninggal akibat banjir di Jakarta pada Sabtu kemarin sebanyak 5 orang. Satu pria lansia 67 tahun yang terkunci di dalam rumah dan empat anak-anak.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan belasungkawa. "Empat dari lima orang ini adalah anak anak usia 7 tahun, 11, 13 tahun. Mereka meninggal saat bermain di air yang kemudian ada arus, yang kemudian ada yang terpeleset dan lain lain," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (21/2).

Anies mengimbau masyarakat dan jajarannya agar mengawasi kegiatan anak-anak saat situasi banjir. 

"Apabila anak-anak bermain di kawasan yang ada genangan, maka supaya ditegur, diajak untuk berhenti, karena bermain-main di tempat-tempat seperti ini sering berisiko, ada lubang, ada arus yang tidak terduga, akhirnya peristiwa yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Anies juga meninjau kawasan Kemang yang mengalami dampak banjir parah pada Sabtu kemarin. Ia tiba Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, pukul 14.29 WIB didampingi Sekretaris Kota Jakarta Selatan Munjirin.

Mantan Mendikbud tersebut sempat menengok kondisi Kali Krukut. Ia juga memasuki salah satu kafe di Kemang yang terdampak banjir. Anies ingin memastikan jajarannya bekerja untuk membersihkan kawasan Kemang. Sekitar 20 menit di lokasi, Anies kemudian meninggalkan kawasan Kemang.

Menurut Gubernur, hingga Minggu ini masih ada 17 RW di DKI yang terendam air. Angka itu berkurang banyak dibanding Sabtu kemarin.

Dalam rilisnya, Anies menyinggung genangan di Jalan Kemang, Jalan Sudirman, Jalan Widya Chandra, serta Jalan Tendean yang disebabkan meluapnya Kali Krukut.

"Jadi saat ini adalah dampak dari air kiriman dari kawasan tengah sekitar Depok. Biasanya, kalau hujannya di pegunungan (daerah Bogor) airnya akan lewat Kali Ciliwung. Tapi, kalau terjadinya hujan deras di kawasan tengah (sekitar Depok), maka lewat ke sungai aliran tengah, yakni Kali Krukut ini," ujar Anies.

Ia menjelaskan curah hujan yang terjadi di kawasan hulu Kali Krukut, yang melintang melintasi Jalan Jendral Sudirman, karena di hulunya terjadi curah hujan yang sangat tinggi. Tercatat 136 mm/hari. Kemudian lintas airnya melewati dua sungai, satu Kali Mampang dan dua Kali Krukut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top