Madiun

Kapolsek Geger Tindak Konvoi Paguyuban Silat Pelanggar Prokes

publicanews - berita politik & hukumKonvoi paguyuban silat Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) di Madiun, Jawa Timur, 27 Desember 2020. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Madiun - Kapolsek Geger, Madiun, AKP Yunus Kurniawan menegaskan memulangkan anggota paguyuban silat Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) yang melakukan konvoi sepeda motor. Mereka telah melanggar protokol kesehatan (prokes).

"Iya, protokol kesehatan, semua kita sudah instruksikan (kepada pesilat)," kata AKP Yunus kepada wartawan, Rabu (13/1).

Video kerumunan paguyuban silat PSHW itu beredar di media sosial. Mereka menghikuti pengukuhan ketua ranting paguyuban di Balai Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada 27 Desember 2020.

Kapolsek Yunus menyatakan telah menindak tegas peserta konvoi yang tidak mengenakan masker dan melebihi kapasitas.

"Akhirnya saya panggil (koordinator pesilat). Saya suruh pulangkan yang konvoi ke Desa Banaran kemarin, biar tidak terjadi penumpukan," ujarnya.

Pengukuhan pengurus paguyuban PSHW ini dilakun oleh anggota DPRD Jatim Fraksi PDIP Ristu Nugroho. "Yang mengukuhkan Pak Ristu, anggota DPRD Jatim," kata Yunus.

Video konvoi para pesilat itu diunggah kanal YouTube Wong Mberan, dua pekan lalu. Video telah ditonton 2 ribu orang dan 188 komentar. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top