Rizieq Syihab Jeda Sejenak, Hindari Penumpukan Massa

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Rizieq Syihab tak lagi muncul di hadapan publik pasca menggelar pernikahan putrinya dan perayaan Maulid Nabi pada Sabtu (14/11). DPP Front Pembela Islam (FPI) mengeluarkan pernyataan pers yang diteken Ketua Umum KH Ahmad Shabri Lubis dan Sekertaris Umum H Munarman SH.

Munarman membenarkan surat tersebut adalah pernyataan resmi DPP FPI. "Ya, benar, itu pernyataan resmi kami," kata Munarman saat dikonfirmasi, Jumat (20/11)

Adapun isi pernyataan pers yakni
menanggapi isu liar di berbagai media, baik media sosial maupun media-media propagandis yang selalu mentarget Rizieq sebagai sasaran tembak. Betikut isi surat DPP FPI tersebut:

1. Bahwa HRS saat ini memilih untuk istirahat, jeda sejenak, karena selain cukup lelah akibat melalui perjalanan panjang dan langsung beraktifitas dengan tingkat kepadatan tinggi serta setelah melihat antusiasme umat sejak tanggal 10 November saat kedatangan hingga 14 November pada acara Maulud Nabi SAW di Petamburan, umat begitu antusias pada setiap kegiatan yang dihadiri IB HRS yang berdampak pada penumpukan massa.

2. Sehingga sebagai wujud komitmen HRS dalam mengajak umat untuk menciptakan pola hidup sehat di masyarakat, maka untuk sementara IB HRS memilih tidak melakukan kegiatan yang akan berdampak pada penumpukan massa hingga situasi kembali normal.

3. Kepada segenap elemen masyarakat di seluruh Indonesia yang telah mengajukan undangan kepada HRS untuk menghadiri acaranya, maka kami sampaikan mohon maaf yang sebesarnya, karena HRS saat ini belum dapat memenuhi undangan tersebut, hingga nanti HRS memutuskan dapat beraktifitas secara normal kembali.

Demikian pernyataan pers ini kami buat untuk menjawab berbagai spekulasi yang sedang berkembang melalui berbagai media. "Semoga pernyataan pers ini dapat menjadi rujukan informasi resmi tentang beliau," ujar rilis tersebut.

Diketahui, Imam Besar FPI itu dituding melanggar prokes hingga berujung dicopotnya Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

Penyelidik Polda juga memanggil Gubernur DKI Anies Baswedan guna klarifikasi perihal izin hajatan pernikahan putri Rizieq sehingga menimbulkan sejumlah spekulasi di masyarakat. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top