Pemprov Kepri Laporkan Surat Palsu Pengamanan Pilkada

publicanews - berita politik & hukumSekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. (Foto: wartakepri.co.id)
PUBLICANEWS, Batam - Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah melaporkan pemalsuan surat yang mengatasnamakan Gubernur Isdianto untuk bantuan pelaksanaan pengamanan Pilkada 2020 ke Polda Kepri. Menurutnya ada kejanggalan, yakni surat berkop gubernur, namun diteken atas nama Isdianto sebagai Plt Gubernur.

"Dan nomor surat tertulis BKD, sedang sekarang kantor OPD tersebut disingkat BKPSDM," kata Arif saat dikonformasi wartawan, Sabtu (17/10).

Ia menjelaskan Gubernur Isdianto telah mengajukan ijin cuti untuk masa kampanye sejak 26 September 2020. Saat ini pelaksana tugas (Plt) dijabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar Baharuddin.

"Surat itu tidak benar dan Pemprov Kepri tidak ada sangkut pautnya. Untuk dana NPHD yang diperuntukan bagi keamanan sudah 100 persen dikucurkan dan tidak ada masalah," ujarnya.

Arif menjelaskan surat tersebut beredar ke perusahaan-perusahaan di Kepri. Namun Pemprov sudah menginformasikan ke media bahwa surat itu palsu dan tidak benar.

Saat ini Setda telah mempersiapkan bukti-bukti serta akan menunjukkan tanda tangan gubernur yang asli sebagai data pembanding penyidik nanti.

Menurut Arif, surat palsu tersebut dibuat untuk mencari keuntungan tersendiri dan merugikan Isdianto. "Intinya pihak perusahaan tidak menanggapi surat itu," Arif menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top