Akan Ada Tersangka Baru Kasus Penganiayaan Polisi oleh KAMI Jabar

publicanews - berita politik & hukumSituasi di depan Kantor DPRD di penuhi pengunjuk rasa, Kamis (8/10). (Foto: ayobandung.com)
PUBLICANEWS, Bandung - Polisi telah memeriksa sejumlah tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat dalam kasus dugaan penyekapan anggota polisi Brigadir A di sebuah rumah di Jalan Sultan Agung, Kota Bandung, Kamis (8/10).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengungkapkan belum ada penambahan tersangka baru selain DR, CH, dan DH. "Untuk penambahan tersangka sementara belum, penyidik dari Polda Jabar sedang melakukan pendalaman," kata Erdi kepada wartawan, Jumat (15/10).

Menurut Erdi, penyidik juga mendalami dugaan aksi pengeroyokan sehingga tak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. "Kami yakin ini tidak dilakukan oleh mereka saja, mungkin bisa dikembangkan dan insya Allah dalam waktu dekat akan ditentukan tersangka," ujarnya.

Sejauh ini penyidik Ditreskrimum Polda Jabar telah memeriksa enam saksi dari pengurus dan anggota KAMI sejak Kamis (15/10). "Ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik kepada Presidium, kemudian Bendahara, kemudian simpatisan," Erdi menjelaskan.

Para saksi diduga mengetahui kronologis penyekapan sekaligus penganiayaan pasca demo di Gedung DPRD dan Gedung Sate. "Kenapa dilakukan pemeriksaan karena diduga mengetahui. Sejauh mana keterlibatannya," ia menambahkan.

Brigadir A dibawa ke sebuah garasi dan mendapat tindak kekerasan hingga luka di kepala akibat benda tumpul. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top