Kriminalitas Lampung

Polisi Kirim SPDP Kasus Penusukan Syekh Ali ke Kejaksaan

publicanews - berita politik & hukumSyekh Ali Jaber dalam podcast Daddy Corbuzier.(Foto: YouTube/Daddy Corbuzier).
PUBLICANEWS, Bandarlampung - Kasus penusukan Syekh Ali Jaber masuk tahap penyidikan. Penyidik Polresta Bandarlampung telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan.

"Benar, SPDP sudah dikirimkan ke Kejari Bandarlampung. Proses penyidikan dan pemberkasan masih terus dilakukan," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pandra Arsyad saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/9).

SPDP tersebut dikirim kemarin dengan nomor SPDP/228/IX/2020/Reskrim atas nama tersangka Alpin Andria (24).

Pandra menjelaskan, terdapat empat pasal pelanggaran, yakni pembunuhan berencana hingga kepemilikan senjata tajam. Pasal-pasal tersebut adalah Pasal 34 KUHP Jo Pasal 53, Pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 KUHP, Pasal 351 Ayat (2) KUHP, dan Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Kami jerat dengan pasal berlapis agar tidak ada celah bagi tersangka. Kami usahakan cepat selesai, dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Pandra.

Penerapan pasal itu, ia menjelaskan, berdasarkan hasil gelar perkara, pemeriksaan tersangka, saksi korban, dan saksi-saksi lainnya.

"Dengan pemeriksaan tersebut, tersangka patut diduga melakukan penusukan dengan ancaman hukuman kurungan penjara lebih dari lima tahun," kata Pandra.

Terpisah Kasi Intel Kejari Bandarlampung Erik Yudistira mengatakan telah menerima SPDP tersebut.

Diketahui Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan Alpin Andria (24) saat berinteraksi dengan santri pada acara Tabligh di Masjid Falahudin. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top