Kriminalitas Yogyakarta

Usai Layani 6 Pelanggan, PSK Tewas di Hotel

publicanews - berita politik & hukumPolsek Depan Barat menggelar play TKP kasus tewasnya PSK di sebuah kamar hotel di Sleman. (Foto: Polsek Depan Barat/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menyelidiki kematian DP (41) seorang pekerja seks komersial ( PSK) di sebuah hotel di Depok, Sleman, DI Yogyakarta pada Minggu (13/9). Suaminya B (35) sudah memintanya berhenti sebagai penjaja seks, namun tak diindahkan.

"Sebenarnya suami ini tidak mengijinkan si istri akan berbuat seperti itu. Tapi kalau diingatkan, (istrinya) minta cerai," kata Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Isnaini kepada wartawan di kantornya, Selasa (15/9).

Polisi menduga suami DP terlibat dalam prostitusi dengan menjual sang istri ke pelaku hidung belang. Polisi menggerebek kamar hotel itu dan menemukan DP tidak bernyawa.

"Suami korban ternyata sedang berada di kamar berbeda sehingga kita amankan," ujarnya.

Di kamar DP, polisi mendapati AP (25), yang diduga pria terakhir yang dilayani korban. Namun AP mengaku ia berusaha menolong korban yang tengah sekarat.

Dari pemeriksaan sementara, DP telah melayani 6 pelanggan pada hari yang sama. "AP adalah pria terakhir yang dilayani korban. AP kita tetapkan tersangka, begitu juga suami DP, " Isnaini menegaskan.

Menurutnya, AP dianggap lalai telah menghilangkan nyawa orang dengan membiarkan korban kejang-kejang dan membekap korban agar tidak bersuara hingga tewas. Selain itu AP diduga mencuri dua ponsel milik korban.

"Mestinya menolong, tapi malah menutup dengan kaos milik korban agar suaranya tidak terdengar keluar kamar," katanya.

Penyelidikan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga tidak memiliki bukti korban mengidap penyakit serius.

"Apakah ada penyebab lain, seperti keracunan atau apa, ini masih menunggu hasil laboratorium. Makanya kami belum berani menentukan ini suatu tindak pidana pembunuhan atau percobaan pembunuhan," Isnaini menambahkan. (Imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo17 September 2020 | 21:44:35

    walah kasian amat. Perjuangan seorang wanita.

Back to Top