Ibu Bocah Tenggelam Bantah Anaknya Diselamatkan Prajurit TNI, Akting?

publicanews - berita politik & hukumDua Prajurit TNI AD menyelematkan bocah tenggelam, Selasa (18/2).(Foto: TNI AD)
PUBLICANEWS, Jakarta - Foto heroik dua prajurit TNI AD menyelamatkan seorang bocah yang tenggelam karena banjir menuai pujian. Namun, belakangan, foto itu diduga rekayasa alias akting belaka.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa belum bisa menjelaskan kebenaran foto dan video tersebut. "Saya terus terang belum dapet laporan itu. Saya harus telusuri dulu," kata Andika di Mabes AD, Jalan Veteran No 5, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Berita penyelamatan TNI ini sempat diprotes ibu korban Diana. Ia kecewa dengan berita yang disampaikan Dansatgas Yonif 132/BS TNI Letkol Inf Wisyudha Utama yang menyatakan prajurit TNI telah menyelamatkan bocah tenggelam di Sungai Aplal.

Warga Desa Tasinifu, Kecamata Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu mengatakan sungai di dekat rumahnya itu tidak deras saat kejadian pada Selasa (18/2).

Diana menambahkan, anaknya Foan dan keponakannya Oma diajak dua TNI untuk main drama. Foan pura-pura tenggelam, sedangkan Oma berteriak-teriak minta tolong. Kemudian datang dua prajurit TNI yang langsung mencebur ke sungai.

Usai akting itu Foan dibayar Rp 10 ribu, Oma Rp 5.000 dan Bailon yang disuruh mengambil foto dan video diberi Rp 5 ribu.

"Anak-anak di sekitar Sungai Aplal tidak mungkin tenggelam karena mereka sering berenang ketika banjir. Masa air hanya keruh saja kok mereka tenggelam, makanya kami semua protes," ujar Diana.

Sebelumnya, diberitakan dua prajurit Satgas Pos Naikake yakni Pratu Yudha dan Prada Simanjuntak berhasil menyelamatkan seorang bocah. Disebutkan kedalaman air hingga 2 meter.

"Saat itu di benak kami anak ini tidak bisa berenang, sehingga terseret arus sungai. Tanpa pikir panjang kami terjun ke sungai untuk menolong," kata Yudha dalam video yang viral.

Yudha menyampaikan rasa syukur karena sang anak bisa terselamatkan. Ia menyebutkan tindakan spontan atas dasar kemanusiaan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top