Massa Pro Anies dan Kontra Ricuh di Depan Balaikota

publicanews - berita politik & hukumMassa kontra Anies menuntut Gubernur Anies mundur di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (14/1). (Foto: indopolitika.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua kelompok massa menggeruduk kantor Balaikota, Selasa (14/1). Mereka ada yang menuntut ada juga yang membela Gubenur Anies Baswedan.

Massa pro Anies yakni Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), sedangkan yang kontra dari massa Abu Janda.

Seketika massa Bang Japar meneriaki massa Abu Janda Cs meski terpisah oleh pagar Balai Kota. Mereka terlibat adu mulut. "Woi siapa lo? Kita kawal Anies!" ujar massa Bang Japar dari dalam halaman Balaikota.

Tiba-tiba massa Bang Japar mendatangi kelompok Abu Janda sehingga terjadi kericuhan. Beruntung polisi dan Satpol pp berhasil melerai.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kepolisian menyiapkan ratusan aparat personel mengamankan aksi unjuk rasa.

"Pengamanan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakpus yang melaksanakan apel kekuatannya sekitar 659 personil," kata Yusri kepada wartawan di kantornya.

Massa dari Abu Janda menyanyikan yel-yel yang meminta Anies turun dari jabatannya karena dianggap tidak becus menangani banjir.

Massa Bang Japar membuat teriakan balasan. Mereka juga melempari mobil komando milik massa kontra Anies dengan botol minuman.

Yusri menjelaskan masing-masing massa diperkirakan berjumlah 200 lebih orang. Polda Metro juga mengerahkan water canon dan memasang blokade.

"Kita juga pasang barrier yang agak tinggi dan juga tengah-tengah dipasang rantis," ia menuturkan.

Selain massa dari Abu Janda, ada juga massa yang dimotori Nyai Dewi Tanjung, Effendi Achmad, dan Sisca Rumondor. Mereka meminta Anies Baswedan mundur karena gagal mengatasi banjir. (imo)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top