Ibu-Anak Sekongkol Buka Kos-kosan PSK di Bawah Umur

publicanews - berita politik & hukumH (54) dan anaknya D (30) menjadi tersangka perdagangan orang. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Padang - Ibu bernisial H (54) dan anaknya D (30) ditangkap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat. Usaha kos-kosan yang mereka kelola 5 bulan terakhir, ternyata untuk kedok bisnis 'esek-esek'.

Lima kamar yang dibuka di rumahnya di Jalan Adinegoro Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Sumatera Barat dihuni wanita yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK), salah satunya masih di bawah umur.

"Mereka membuka warung makanan untuk menutupi bisnisnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, Selasa (7/1).

Kedua pelaku menjual wanita kepada pria hidung belang dengan tarif Rp 300 ribu. Pelanggan melakukan hubungan intim di kamar kos-kosan tersebut.

"H yang menerima semua hasil bisnis, sedangkan D mencari wanita," Imam menambahkan.

Polisi menggerebek bisnis lendir itu pada Jumat (10/1) pekan lalu. Selain mengamankan kedua pelaku, barang bukti yang disita berupa uang tunai Rp 219 ribu, pil KB, dan pakaian dalam.

Kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan dengan pasal 76 juncto pasal 88 UU nomor 35 2014 dan pasal 17 UU nomor 21 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top